topmetro.news, MEDAN – Turnamen Badminton ke-2 Tahun 2026 PB Mitra Sporty Medan resmi ditutup pada Sabtu (24/10/2026), setelah berlangsung selama satu setengah bulan. Ajang yang diikuti 84 pebulutangkis putra dan putri ini menjadi bukti nyata komitmen pembinaan olahraga sekaligus upaya membangkitkan semangat generasi muda melalui bulutangkis.
Penutupan turnamen yang digagas Ketua Dewan Pembina PB Mitra Sporty Medan, Julis Amitra, bersama jajaran pengurus tersebut dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan, H. Tengku Chairuniza S.Sos., MAP, yang diwakili Julius S. Barus. Kegiatan berlangsung di GOR Bulutangkis Willy Randi, Jalan Marelan VII, Gang Ridho, Pasar I, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan. Para peserta bersaing dalam empat kategori, yakni Ganda Putra Kelas A, B, C, dan Ganda Putri, dengan total hadiah puluhan juta rupiah, trofi, piagam, serta hadiah hiburan.
Ketua Panitia, Arif Insani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, panitia, ofisial, donatur, dan sponsor yang telah menyukseskan turnamen tersebut. Sementara itu, Camat Medan Marelan, Dr. Zulkifli Syahputra Pulungan, S.STP., MAP, mengaku bangga atas konsistensi PB Mitra Sporty Medan dalam mengembangkan olahraga bulutangkis dan membina generasi muda. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Medan dalam menekan kenakalan remaja serta mencegah penyalahgunaan narkoba. Pemerintah kecamatan pun menyatakan dukungan terhadap kegiatan serupa ke depan.
Dukungan juga disampaikan Ketua KONI Medan, Aswindy Fachrizal, SE. Ia mendorong PB Mitra Sporty Medan segera mengurus keanggotaan klub melalui PBSI agar dapat berpartisipasi dalam berbagai turnamen mendatang. Menurutnya, bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga prioritas yang perlu terus dikembangkan. Sekretaris PB Mitra Sporty Medan, Irfandi, menambahkan bahwa pihaknya berencana menggelar turnamen eksternal yang melibatkan sejumlah perkumpulan bulutangkis di kawasan Medan Utara. Selain itu, pihaknya juga berupaya membangun GOR sebagai pusat pembinaan atlet muda.
Dalam sambutan Kadispora Medan yang diwakili Julius S. Barus, disampaikan bahwa pemerintah akan terus mendukung berbagai kegiatan olahraga yang mampu memacu semangat atlet untuk berkembang dan meningkatkan prestasi. Para pemenang diharapkan mempertahankan pencapaian, sedangkan peserta yang belum berhasil diminta tetap berlatih dan tidak menyerah. Adapun juara Ganda Putra Kelas A diraih Salman Laia–Syahnan Harahap, Kelas B oleh Julis Amitra–Taufik, dan Kelas C oleh Suwito–Indra. Sementara itu, Ganda Putri dimenangkan Aflah–Lita. Turnamen ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet, memperluas persaingan sehat, serta melahirkan pebulutangkis berprestasi dari Medan Utara.
Penulis | Erris

